the_secret

Alkisah, zaman dahulu ada seorang petani dengan isteri dan seorang anak yang masih kecil. Mereka tinggal jauh dari keramaian. Mereka memelihara seekor anjing penjaga yang sangat patuh kepada tuannya.

Pada suatu hari petani ingin pergi ke pasar untuk menjual hasil pertaniannya. Karena banyak bawaan yang mesti dibawa, maka Pak Tani mengajak isterinya ikut serta untuk membantu mengangkut hasil ladangnya.

Pak Tani lalu meninggalkan anak mereka di buaian (ayunan) dan menitipkannya pada anjing mereka yang patuh. Sang anjing dengan manja menggoyangkan ekornya dan melepaskan tuannya pergi.

Setelah sekian waktu Pak Tani dan isteri pun pulanglah dari pasar. Saat akan memasuki rumah, mereka mendengar anjing kesayangan mereka menggonggong aneh keras sekali. Sepertinya ada sesuatu yang luar biasa telah terjadi di rumah mereka. Demi mendengar tuannya mendekat, maka sang anjing menyongsong dengan segera sambil menyalak seperti ada yang ingin disampaikannya.

Betapa terkejutnya Pak Tani, demi melihat moncong anjing mereka yang berlumuran darah. Pak Tani panik dan hilang akal. Beliau ingat anaknya yang ditinggakan bersama anjingnya. Pastilah telah terjadi sesuatu. Pastilah sang anjing telah memakan anaknya. Lalu tanpa pikir panjang Pak Tani mengambil sepotong kayu dan memukulkannya dengan keras ke kepala anjing. Sang anjing tak melawan. Sebentar ia melengking, merintih, kesakitan dan menggelepar, lalu memandang Pak Tani dengan pandangan hiba. Sang anjing mati dalam rintihan menyayat, kesakitan dan sedih. Dari sudut matanya meleleh air mata.

Tanpa sabar lalu Pak Tani dan isteri bergegas ke dalam rumah untuk melihat anak mereka. Di atas ayunan mereka melihat anak mereka tertidur pulas. Sementara di bawah ayunan seekor ular besar mati dengan luka menganga tercabik-cabik di beberapa bagian dengan darah berceceran.

Pak Tani merasa guncang dengan keadaan yang dilihatnya….

Bersyukur anaknya selamat tapi ada sesuatu yang telah hilang dari hidupnya. Ternyata sang anjing telah menjadi penyelamat bagi anaknya. Sang anjing setia telah bertarung mati-matian demi membela sang anak dari mangsaan ular besar. Demi mendengar tuannya pulang, rupanya sang anjing ingin menunjukkan kepada tuannya dengan bangga: bahwa ia telah berhasil menjaga anaknya…..

Pak Tani hanya bisa menyesali kecerobohannya.

Emosinya begitu menguasai hingga hilanglah akal sehatnya…….

(Versi cerita ini pernah juga disampaikan Pak Andre Wongso di Smart FM)

………………

Demikianlah sebuah kisah tentang orang yang dikendalikan oleh hawa nafsu atau emosinya. Hilanglah kecerdasan akal. Emosi memegang kendali.

Relevan dengan kajian TDA Qolbunsalim pada Minggu, 06 Mei kemarin yang diadakan di rumah Pak Hadi Kuntoro. Ustad kita, Abu Huzaifah secara dalam menyampaikan materi yang mengena di hati kita semua. Betapa kadang-kadang selama ini kita begitu mendewakan kecerdasan akal, pikiran (IQ) atau kecerdasan emosional (EQ). terkadang kita dikuasai oleh akal atau emosi.

Judul ceramah beliau adalah SMILE: Succesful Mukmin In Live. Bagaimana kita meraih kesuksesan dalam hidup ini, baik dalam bisnis ataupun hal lain. Berawal dari Al Quran surat Al Mukmin ayat 1 sampai 11. Awal ayat berbunyi:

“Sungguh (pasti) beruntung orang yang beriman.”

Ada 2 hal penting yang bisa didapat dari firman Allah ini, yaitu: Janji (Promise) dan Jaminan (Guarantee) dari Allah SWT.

Jadi orang yang beruntung (sukses) ternyata adalah orang yang beriman. Inilah rahasia (The Secret) terbesar sebenarnya. Sukses=Keimanan=Kebahagiaan.

Selama ini kita selalu berpikir, bahwa jaminan sukses (beruntung) seseorang dari kecerdasan akalnya. Belakangan muncul teori baru, bahwa IQ tidak menjamin sukses seseorang apabila tidak punya kecerdasan emosional (EQ) sampai teori terakhir diperlukan juga kecerdasan spritual (SQ).

Ternyata jauh-jauh hari Allah SWT telah mewahyukan kepada Rasulullah Muhammad SAW. Bahwa orang yang beruntung itu adalah orang yang beriman (percaya).

So, cukupkah dengan beriman saja lalu orang akan sukses begitu saja….? Aha, ustad kita lalu membedah apa itu Iman. Dari hadist shahih Nabi dikatakan, bahwa iman itu diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan dan dilakukan dengan perbuatan (action). Kalau kita perhatikan 3 poin iman ini, pastilah ada yang luar biasa ‘kan..? Inilah 3 kecerdasan yang sering didengung-dengungkan orang sekarang. 15 abad yang lalu dari seorang yang mulia telah terungkap hal ini. Kalau kita perhatikan, bukankah 3 nilai iman yang dimaksud nabi adalah 3 kecerdasan yang trend sekarang ini kan..? SQ, EQ dan IQ.

Bagaimana maksudnya…? Mari kita kupas.

Diyakini dalam hati; adalah kecerdasan spritual. Lalu ucapan adalah buah dari kecerdasan akal. Setiap yang kita ucapkan adalah buah dari pikiran kita. Maka, hati-hatilah terhadap apa yang kita ucapkan. Jauh-jauh hari Nabi telah berpesan: hati-hati dengan apa yang kalian ucapkan! Sekali terucap maka ia otomatis akan meng-instal yang diucapkan di otak. Sekali ucapan keluar maka otak otomatis terus-terusan bekerja dan mengejar apa yang terucap dan diinginkan, walau tanpa kita sadari!. Ia seperti torpedo yang tidak akan berhenti sebelum sasarannya dicapai. Otak tidak pernah berhenti bekerja sesaat pun. Siang malam, bahkan saat kita tidur. Otak baru akan berhenti ketika seorang hamba menghadap ke Tuhannya (Allah). Saat-saat shalat, saat-saat tahajud adalah saat proses otak istirahat (zero mind process). Saat kepasrahan. Saat diri merasa tiada apa-apa (0) selain hanya Allah (1). Seperti angka 1 dan O. 1-kan Allah, dan 0-kan diri kita. Karena ketika 1:0 hasilnya tak terhingga…. Setiap yang akan kita putuskan dan perbuat, libatkan Allah didalamnya. Mulailah dengan hal yang spritual.

Tuliskan dan ucapkan apa yang kita inginkan. Ketika pikiran sudah berkehendak, lisan mengata (mengucapkan) maka otomatis akan menggerakkan seluruh daya upaya, potensi diri untuk mengerjakannya atau berbuat (menjadi action). Itulah hakikat sebenarnya iman!

The Secret telah ditemukan. Law of Attaction menjadi jelas!

Dalam perjalan menjemput ustad ke rumah Pak Hadi, saya sempat diskusi singkat dengan beliau. Saya share tentang filem dan buku The Secret yang saat menjadi fenomenal sekarang ini. Pak ustad bilang beliau belum pernah nonton dan baca, belum pernah sama sekali dengar fenomena The Secret. Ternyata jauh sebelum fenomena ini muncul, Pak Ustad sudah mengetahui tentang kekuatan sukses ini. Jauh-jauh hari Al Quran telah menyampaikannya. Rupanya kita saja yang malas membaca dan menggali. Iqra’! Baca! Itulah ayat pertama Al Quran yang turun.

Rasanya baru sekilas yang disampaikan oleh sang ustad. Kalau tidak salah ada 5 poin untuk menjadi sukses yang akan disampaikannya. Tapi rupanya waktu tidak mencukupi. Baru 1 poin saja yang tersampaikan. Mudah-mudahan di lain waktu TDA bisa mengundang beliau lagi. Tak sia-sia TDA mengundang beliau. Saya tahu beliau ketika sering mendengar ceramahnya yang disiarkan radio Tri Jaya FM bekerja sama dengan Institut Kemandirian setiap pagi pukul 05.00. Beliau rutin mengisi setiap Selasa pagi.

Semoga kita mendapat pencerahan.

Iklan

Satu tanggapan untuk “THE SECRET TELAH DITEMUKAN!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s