Zamannya Berbisnis dan Jadi Pengusaha

Sudah beberapa tahun ini saya berlangganan salah satu jasa pengiriman. Pada awalnya dahulu belum banyak yang saya lihat disana melakukan pengiriman.

Tapi sekarang dalam waktu sekitar satu tahun saja sudah banyak yang mengirimkan barang. Kalau dahulu kita datang langsung dilayani, sekarang harus mengantri dahulu. Biasanya kurir lain tutup pukul lima sore, yang ini tutup jam 9 malam–itupun masih ada yang datang.

Sampai Sabtu dan Minggu kurir ini tetap buka. Malam dan hari libur tetap ramai yang melakukan pengiriman. Fenomena apa ini?

Saya perhatikan, kebanyakan yang mengirimkan barang adalah yang berbisnis penjualan. Mereka berdagang melalui media komunikasi terkini. Baik melalui webstore, facebook, atau media sosial lainnya. Dan sekarang merambah ke grup Blackberry. Mereka memanfaatkan tren dan gaya hidup terkini.

Apalagi kondisi kota-kota besar yang semakin macet dan kondisi geografis membatasi daya gerak masyarakat. Sementara godaan fashion dan gaya hidup begitu menggoda. Mau berbelanja jalanan macet, dan orang inginnya kecepatan dan kenyamanan.

Kondisi ini adalah sebuah peluang bisnis bagi sebagian orang. Jika tujuan kerja hanya untuk mendapatkan uang, dengan berbisnis dari rumah toh bisa juga dilakukan.

Seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, mengubah pula gaya hidup dan cara pandang manusia. Sebagian menjadi korban mode, menjadi pengikut dalam histeria massa. Sebagian lagi melihat ini adalah sebuah peluang bisnis.

Saya perhatikan sekarang ini tren berbisnis sendiri semakin meningkat. Apakah karena ketatnya persaingan kerja, atau hal lainnya membuat orang lebih tertarik berbisnis sendiri. Tren ini meningkat tahun ke tahun. Barangkali kita perlu mencari data statistik untuk mendapatkan data riilnya.

Tapi dibandingkan dengan prosentase negara-negara maju, jumlah pebisnis di negara kita masih rendah. Kita perhatikan negara-negara maju tadi ditandai dan ditopang oleh banyaknya pengusaha-pengusaha.

Saatnya sekarang kita memajukan bangsa kita, dengan menjadi Pengusaha. Seperti kata founding father kita Bung Karno, menjadikan bangsa-negara kita: Berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya!

2 pemikiran pada “Zamannya Berbisnis dan Jadi Pengusaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s