Kami Bukanlah Siapa-siapa, Hanya Pejuang dan Pelayan

Oleh: Helsusandra Syam

Ketua TDA Tangerang Raya 4.0

 

Camp Pengurus TDA Tangerang Raya 4.0
Camp Pengurus TDA Tangerang Raya 4.0

Ketika perwakilan Badan Musyawarah TDA Tangerang Raya, di suatu pagi berkunjung ke kantor saya. Sambil menyerahkan surat pengangkatan sebagai Ketua TDA Tangerang Raya periode 4, saya sedikit shock dan dan tercenung. Ada apakah ini? Mereka menyerahkan SK sambil memberikan amanat kepada saya untuk mengemudikan arah komunitas wirausaha TDA Tangerang Raya, salah satu bagian wilayah komunitas wirausaha terbesar se-Indonesia.

Saya shock dan kaget bukan karena apa-apa. Bagaimana tidak? Di saat bisnis saya masih tertatih-tatih, terseok-seok untuk maju lalu saya diamanahi beban berat ini…. Bagaimana mungkin saya akan memimpin organisasi besar ini sementara untuk saya pribadi masih survive…?

Bagaimana mungkin saya akan memikirkan dan memperjuangkan nasib banyak orang sementara saya sendiri harus memperjuangkan terlebih dahulu nasib keluarga dan karyawan saya…???

Tapi inilah TDA. Jika TDA telah memanggil maka saya harus siap!

Demikianlah juga yang saya tahu kepada kawan-kawan seperjuangan lainya, baik yang ada di wilayah-wilayah lain maupun pengurus pusat. Ketika TDA memanggil pulang, maka harus mau dan ikhlas berjuang.

Kami bukanlah siapa-siapa. Bukan pula pengusaha yang benar-benar sukses dan telah hebat. Kami hanyalah orang-orang biasa yang belajar menjadi pejuang dan pelayan.

Bagaimana mungkin kami akan mengelak, jika selama ini kami telah mendapatkan banyak manfaat dari komunitas ini? Bagaimana pula kami akan tidak memberi, sementara sudah banyak yang kami terima dari komunitas ini…?

Inilah jalan kami: Jalan Tangan Di Atas! Bahwa tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. Bahwa memberi lebih baik dari menerima.

Sebaik-baik kamu adalah yang banyak memberi manfaat buat orang lain.

Kami tahu amanah ini berat, tapi kami akan berusah berjuang untuk memikul ini. Karena kami adalah pejuang dan pelayan!

Alhamdulillah kebanyakan kami Allah karuniai dengan pasangan-pasangan yang sungguh mengerti tentang jalan perjuangan ini. Alhamdlillah kami dikelilingi oleh orang-orang yang sama visi-misinya dalam rangka menyebarkan rahmat. Walau berat, tapi ketika dipikul bersama-sama maka akan terasa ringan. Apalagi bila dijalankan dengan fun.

Negeri ini masih butuh hadirnya para pengusaha yang akan menyelamatkan bangsa ini. Kami bukanlah politisi dan elit yang ribut dalam tataran wacana, kami hanyalah manusia biasa yang belajar menjadi luar biasa karena bekerja konkrit.

Hari-hari terakhir ini kami sibuk mempersembahkan pesta untuk komunitas ini: Pesta Wirausaha. Bukan untuk gagah-gagahan atau seremoni belaka. Tapi ini adalah event tahunan kami, event berkumpulnya kami dalam mendapatkan inspirasi, motivasi, sharing, knowledge dan pengalaman-pengalaman baru untuk memajukan hidup dan bisnis kami. Ini adalah ajang silaturahmi dan kegembiraan kami. Ini adalah berkumpulnya kawan-kawan lama dan baru kami. Inilah pesta kami, pesta kekeluargaan dan pencerahan!

Inilah jalan kami: Jalan Tangan Di Atas!

Mana jalanmu? Jika sepakat, mari kita tempuh jalan ini sama-sama ya!

  • Tangerang Selatan, 15/12/2015
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s