Aku Mengejar Suaraku

Ketika Hodja sedang mengumandangkan azan waktu zuhur, beberapa tetangganya justru asik mengobrol di depan rumah dan mereka bertingkah seolah-seolah mereka tidak mendengar azan tersebut. Memang para tetangga itu jarang pergi ke masjid.

Hodja mengeraskan lagi suaranya, tapi tidak ada yang berubah. Ia kemudian lari ke arah para tetangga itu sambil terus mengumandangkan azan. Beberapa tetangga mulai mengira ada sesuatu yang terjadi padanya. Maka mereka pun bertanya:

“Ada apa, Efendi Hodja? Kenapa kau azan sambil berlari?”

“Aku penasaran seberapa jauh jangkauan suaraku jadi aku berlari untuk mengejarnya.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s