Gereja ini sudah puluhan tahun berdiri. Namanya St. Fidelis. Di tengah mayoritas muslim Payakumbuh, Ranah Minang yang terkenal dengan negerinya Adat bersandi syarak, syarak bersandi kitabullah. Alias Nagari Minang itu ialah Nagari Islam.

Namun puluhan tahun tak pernah terdengar sekali pun jemaah Katolik diganggu ibadahnya. Tak pernah sekali pun lonceng gerejanya dilarang berkumandang. Di kala senja loncengnya pun bersahutan dengan kumandang azan magrib.

Bahkan masyarakat Payakumbuh banyak yang menyekolahkan anak-anaknya di SMP Katolik ini. Minang, Cina, Batak, Jawa, Sunda dll bergaul akrab. Tidak hanya gereja, kelenteng, vihara pun berdiri walaupun sedikit penganutnya. Menandakan bahwa toleransi sudah lama hidup di negeri ini. Tidak hanya di Minang, di negeri manapun di Indonesia ini rakyatnya hidup damai berdampingan. Walau ada sedikit riak terjadi tapi tidaklah mencerminkan ketidakharmonisan negeri ini.

Selagi saling bertoleransi dan menghormati maka kedamaian selalu terjadi.

Lalu….. Kenapa pada hari ini begitu gegap-gempita fitnah, adu domba dan provokasi semakin liar dan merajalela? Bukan hanya oleh segelintir orang tapi malahan pemerintah pun ikut serta? Apakah Islam sudah jadi musuh rezim ini?

Sungguh naif bahkan Divisi Humas Polri pun turut serta memprovokasi dan memfitnah umat Islam. Polri yang sejatinya mengamankan rakyatnya malah memprovokasi dan buat fitnah. Video yang baru saja memenangkan perlombaan Polri, walau bukan Polri yang membuat tapi bukankah sama saja menunjukkan bahwa Polri setuju dan mengapresiasi provokasi-fitnah ini..???

Video yang sudah disebarkan oleh Polri menjadi bukti, bahwa yang bermasalah dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika bukanlah rakyat negeri ini, tapi malahan rezim ini atau jangan-jangan hanya segelintir orang. Aah..barangkali cuma oknum yang melakukan hal ini….

Mungkin dunia sudah terbalik. Drama menjadi seolah nyata dan kenyataan menjadi drama….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s